8 Kebiasaan yang Bisa Merusak Kinerja Otak
8 Kebiasaan yang Bisa Merusak Kinerja Otak

8 Kebiasaan yang Bisa Merusak Kinerja Otak

Posted on

phobidilia.com Otak mengendalikan semua fungsi utama tubuh saat melakukan aktivitas sehari-hari. Secara alami, kita juga perlu memperhatikan kesehatan otak dengan menghindari kebiasaan yang dapat merusaknya.

Hal ini juga digaungkan oleh neuropsikolog dan direktur Pusat Pencegahan gerakan Alzheimer wanita di Klinik Cleveland, Jessica Caldwell. Dia menyatakan bahwa mengubah kebiasaan buruk dapat membantu tubuh menua dengan sehat.

1. Malas bergerak atau mager

Semakin lama Anda tidak berolahraga, semakin besar risiko alami demensia, seperti yang diungkapkan Davis. Selain itu, ada beberapa risiko lain yang mengintai seperti penyakit jantung, diabetes, dan tekanan darah tinggi, yang semuanya juga terkait dengan Alzheimer.

2. Dengarkan musik dengan volume tinggi

Pakar Charles Patrick Davis, MD, PhD mengungkapkan bahwa gangguan pendengaran akibat terlalu banyak mendengarkan musik dengan volume tinggi dikaitkan dengan kerusakan otak.

Karena otak harus bekerja lebih keras untuk memproses apa yang dikatakan dan tidak dapat menyimpan apa yang didengar ke dalam memori.

Jadi, disarankan untuk menghindari kebiasaan meningkatkan volume lebih dari 60% dari volume maksimum.

3. Lebih sedikit paparan sinar matahari

Kebiasaan ini masih memiliki hubungan dekat dengan yang sebelumnya. Davis mengatakan ada hubungan antara paparan sinar matahari yang rendah dan fungsi otak yang buruk.

Selain dibutuhkan untuk menjaga kadar vitamin D dalam tubuh, paparan sinar matahari juga dianggap dapat meningkatkan kesehatan mental dan fungsi kognitif agar terhindar dari penurunan kognitif dan demensia.

4. Merokok

Menurut Davis, nikotin yang terkandung dalam rokok bisa mengecilkan otak. Dampak jangka panjang dari penyusutan otak ini adalah penyakit alzheimer hingga hilangnya kemampuan memori otak.

5. Kurang bersosialisasi

Sebagai makhluk sosial, setiap manusia membutuhkan komunikasi untuk bertahan hidup dan berkembang. Sebab, menurut Davis, kurangnya interaksi dengan manusia dapat menurunkan fungsi kognitif otak hingga berujung pada depresi.

6. Menutupi kepala saat tidur

Menutupi kepala Anda saat tidur adalah salah satu kebiasaan yang dapat merusak otak Anda, menurut Medicover Hospitals.

Hal ini dapat menghambat otak dalam menerima suplai oksigen. Porsi oksigen yang tepat inilah yang berperan penting dalam kemampuan berpikir optimal.

7. Tidak ada sarapan

Punya kebiasaan melewatkan sarapan? Hati-hati, kebiasaan ini juga berdampak buruk pada otak. Karena, setelah bangun tidur, manusia membutuhkan nutrisi penting. Melewatkan sarapan akan menghasilkan kadar glukosa darah rendah yang berdampak negatif pada fungsi otak.

8. Kurang tidur

Sebagian tidur yang tidak cukup ideal juga dapat berdampak pada sebagian kecil di otak atau hippocampus. Bagian ini berfungsi untuk mengingat informasi baru dan menghubungkan emosi ke memori itu.

Kurangnya jam tidur hanya satu malam, dapat mempengaruhi kapasitas otak untuk mengingat informasi baru.

Leave a Reply

Your email address will not be published.